Menbud Fadli Zon: Budaya Membentuk Masa Depan Berkelanjutan
TIMES Tangerang/Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan keterangan pers usai acara Embassy Briefing of Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy and Innovation (CHANDI) Summit 2025 di Jakarta, Jumat (4/7/2025). (FOTO: ANTARA/Adimas Raditya)

Menbud Fadli Zon: Budaya Membentuk Masa Depan Berkelanjutan

Menbud Fadli Zon mengatakan, Indonesia yang memiliki keragaman budaya, kelompok etnis, dan bahasa daerah, menganggap budaya sebagai harta nasional yang tak ternilai.

TIMES Tangerang,Jumat 4 Juli 2025, 19:21 WIB
687.2K
A
Antara

JakartaMenteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya pengembangan budaya sebagai kekuatan untuk membentuk masa depan yang berkelanjutan.

"Budaya adalah kekuatan yang hidup dan terus berkembang, yang memiliki kekuatan untuk membentuk masa depan yang inklusif dan berkelanjutan," kata Fadli Zon dalam acara Embassy Briefing of Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy and Innovation (CHANDI) Summit 2025 di Jakarta, Jumat (4/7/2025).

Menbud menyampaikan, Indonesia mengakui budaya sebagai instrumen penting dari soft power, yang mendorong dialog antarbudaya dan mengekspresikan nilai-nilai luhur bangsa yang berakar pada kreativitas, harmoni, dan warisan budaya.

Oleh karena itu, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian yang berdiri sendiri untuk pertama kali.

Menurut dia, hal tersebut juga berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 32 yang menyatakan bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.

"Indonesia memegang teguh komitmen untuk membina keselarasan kehidupan antara lingkungan hidup, alam, dan budaya untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.

Lebih lanjut Menbud Fadli Zon mengatakan, Indonesia yang memiliki keragaman budaya, kelompok etnis, dan bahasa daerah, menganggap budaya sebagai harta nasional yang tak ternilai yang harus dilindungi, dipromosikan, dikembangkan, dan dimanfaatkan.

Ia juga menekankan kekuatan budaya sebagai bentuk diplomasi yang unik dan hebat, yang melampaui bahasa dan politik serta berbicara langsung kepada jiwa manusia.

Menbud menegaskan, budaya tidak boleh menjadi perhatian sampingan di tengah tantangan geopolitik, meningkatnya kesenjangan, krisis iklim, dan gangguan digital.

Budaya harus menjadi landasan untuk membangun solidaritas di tengah keberagaman dan mendorong inovasi serta strategi kreatif.

"Jadi melalui diplomasi budaya, negara-negara merayakan identitas mereka sambil berkontribusi pada kekayaan keragaman budaya global. Hal ini pada gilirannya membuka jalan bagi dialog, kemitraan, dan perdamaian," katanya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Tangerang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.