Sri Mulyani: Dana Abadi Pendidikan Diproyeksi Capai Rp175 Triliun pada 2026
TIMES Tangerang/Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (4/10/2024). (FOTO: ANTARA/Imamatul Silfia)

Sri Mulyani: Dana Abadi Pendidikan Diproyeksi Capai Rp175 Triliun pada 2026

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan bahwa dana abadi bidang pendidikan Indonesia yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan mencapai Rp175 triliun pada tahun 2026.

TIMES Tangerang,Kamis 7 Agustus 2025, 11:35 WIB
577.6K
A
Antara

JAKARTAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan bahwa dana abadi bidang pendidikan Indonesia yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan mencapai Rp175 triliun pada tahun 2026.

“Dana abadi di bidang pendidikan saat ini sebesar Rp154,11 triliun. Kalau tahun ini ditambah lagi Rp20 triliun, maka totalnya akan menjadi Rp175 triliun. Tahun depan kami juga akan menambah lagi,” kata Sri Mulyani dalam acara Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia, Kamis (7/8/2025).

Komposisi Dana Abadi LPDP 2025

Sri Mulyani merinci bahwa total Rp154,11 triliun dana abadi saat ini terbagi ke dalam beberapa pos utama Dana abadi pendidikan: Rp126,12 triliun, Dana abadi penelitian: Rp12,99 triliun, Dana abadi perguruan tinggi: Rp10 triliun, dan Dana abadi kebudayaan: Rp5 triliun.

Sri Mulyani menyebut bahwa hingga kini, dana abadi pendidikan telah memberikan manfaat kepada lebih dari 670.000 warga Indonesia.

“Sebanyak 92.000 orang telah menerima beasiswa gelar, 578.000 orang menerima beasiswa non-gelar, dan tercatat 55.586 alumni LPDP,” jelasnya.

Para alumni LPDP telah berhasil menyelesaikan studi di berbagai perguruan tinggi terkemuka dunia. Di antaranya 96 alumni di Harvard University, 72 alumni di University of Cambridge, 63 alumni di University of Oxford, 24 alumni di MIT (Massachusetts Institute of Technology), dan 20 alumni di Stanford University, 308 alumni di Imperial College London.

“From zero to 3.363,” ucap Sri Mulyani menggambarkan pertumbuhan jumlah alumni LPDP di kampus elite dunia.

Arahan Program dan Fokus Studi

Ke depan, pengembangan program dan pemilihan bidang studi akan menjadi tanggung jawab Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto bersama Menko PMK Pratikno. Mereka akan menentukan kebijakan arah pendidikan, termasuk daftar sekolah dan bidang studi prioritas penerima LPDP.

“Kami hanya mengelola dananya agar sesuai dengan kebutuhan sektor. Kebijakan bidang studi dan universitas tetap ditentukan oleh kementerian terkait,” ujar Sri Mulyani.

Ia menutup dengan pesan kuat kepada para penerima manfaat LPD. “Masih banyak puluhan ribu yang akan mengikuti jejak Anda. Kalau langkah Anda berhenti, ya Republik ini ikut berhenti.” (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Tangerang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.